Polres Bantul Belum Tetapkan Status Hukum Penganjur Takjil Maut Sate Bersianida 

Trisna Purwoko · Senin, 03 Mei 2021 - 19:48:00 WITA
Polres Bantul Belum Tetapkan Status Hukum Penganjur Takjil Maut Sate Bersianida 
Nani Aprilliani pelaku takjil maut sate bersianida

BANTUL, iNews.id - Polres Bantul belum menetapkan status hukum terhadap R, kawan pria Nani Aprilliani (NA), yang menganjurkan NA untuk meracuni kekasihnya, Tomy dengan mengirimkan sate yang ditaburi serbuk sianida.  Polisi hanya menegaskan bahwa R turut menaruh hati kepada NA sehingga menganjurkan meracuni Tomy.

Oleh R disarankan diberi pelajaran dengan racun. Katanya efeknya mulas dan mencret saja,” kata Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Ngadi di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021).

Diketahui seorang bocah harus tewas akibat perbuatan NA yang sakit hati lantaran Tomy, yang diketahui berprofesi sebagai polisi memutuskan hubungan asmara mereka berdua. Atas saran R, NA mengirimkan sate yang telah diracuni sianida melalui layanan ojek online. 

"Harapannya menjadi pembelajaran untuk Tomy,” kata Ngadi, menjelaskan motif NA.

Rupanya pihak keluarga Aiptu Tomy tidak mau menerima kiriman sate bersianida itu lantran tidaklah jelas siapa pengirimnya. Pengemudi ojek online, Bandiman memutuskan membawa pulang sate tersebut untuk disantap bersama keluarga. Naas, putranya harus tewas keracunan.

"Dia menaruh KCN di bumbu sate yang dikirimkan,”  ujar Ngadi.

Editor : Erwin Sihombing