Petugas Pemutakhiran Data Pilkada Hulu Sungai Selatan Rapid Test

Antara ยท Senin, 20 Juli 2020 - 09:47 WIB
Petugas Pemutakhiran Data Pilkada Hulu Sungai Selatan Rapid Test
Ilustrasi rapid test Covid-19. (Foto: iNews/Deni Irwansyah)

BANJARMASIN, iNews.id - Petugas pemutakhiran data Pilkada 2020 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menjalani rapid test Covid-19 pada Senin (20/7/2020). Tujuannya untuk mencegah penyebaran virus corona di Pilkada serentak 2020.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten HSS, Nida Guslaili Rahmadina menyampaikan protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat.

"Petugas akan melaksanakan tugas di seluruh kecamatan se-Kabupaten HSS di 550 TPS, 144 desa dan empat kelurahan. Mereka bergerak setiap hari dari pintu ke pintu atau door to door menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap ke setiap rumah warga HSS," katanya.

Para petugas yang tergabung dalam Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Kabupaten HSS tersebut diturunkan dalam gerakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih.

Gerakan Coklit dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten HSS, di mana tahapan pemutakhiran data pemilih berlangsung sejak 15 Juli 2020 hingga berakhir pada 13 Agustus 2020.

Sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hulu Sungai Selatan (HSS) Syamsul Irfan mengaku tetap melaksanakan tahapan Pilkada sesuai regulasi, termasuk menurunkan PPDP untuk Coklit dari rumah ke rumah.

Menurut dia, para petugas menerapkan protokol pencegahan Covid-19, dengan memakai APD, jaga jarak dan lainnya, dan untuk APD telah didistribuskan ke kecamatan.

"Kendalanya untuk rapid test memang ada PPDP tidak bersedia, dan memang bila PPDP bersangkutan dinyatakan reaktif dan diberhentikan. Tentu KPU Kabupaten dan Kota masih mengalami kesulitan untuk mencari penggantinya, karena banyak yang tidak bersedia," ucapnya.


Editor : Faieq Hidayat