Keren, Desa di Tanah Laut Kalsel Ini Sukses Gelar Pilkades dengan Sistem E-Voting

Zulkifli Yunus ยท Rabu, 11 Desember 2019 - 20:15 WITA
Keren, Desa di Tanah Laut Kalsel Ini Sukses Gelar Pilkades dengan Sistem E-Voting
Ilustrasi pilkades. (Foto: Istimewa)

PELAIHARI, iNews.id – Desa di Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), ini patut menjadi contoh bagi desa-desa lain. Sebab, mereka sukses menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) dengan menggunakan sistem e-voting atau pemungutan suara elektronik.

Dalam pilkades serentak yang digelar Rabu (11/12/2019), warga setempat bernama Suyanto terpilih sebagai kades dan menjadi kades pertama di Tanah Laut yang dipilih melalui e-voting. Warga Desa Tampang mengaku cukup puas pada hasil pemungutan suara dengan sistem baru itu.

Dari pantauan iNews, ratusan warga Desa Tampang berduyun-duyun mendatangi Gedung Bulutangkis Tampang untuk memberikan suaranya pada calon kepala desa yang bersaing di Pilkades Serentak 2019, Rabu pagi tadi.

Pemungutan suara di Desa Tampang berbeda dari 51 desa lain yang juga menggelar pilkades hari ini. Sebab, desa-desa lain belum menerapkan e-voting.

Panitia penyelenggara Pilkades Desa Tampang memulai pendaftaran pemilih sejak pukul 08.00 pagi dan menutup pemilihan pada pukul 14.00 Wita. Untuk kelancaran jalannya pemungutan suara, panitia penyelenggara juga menyediakan mobil ambulans. Mobil ini menjemput pemilih lansia yang sangat ingin memberikan suaranya di TPS.

Dari 778 pemilih di Desa Tampang, tercatat 560 orang yang hadir memberikan suaranya. Dari 560 suara yang masuk itu, Suyanto, kades petahana, meraih 427 suara. Suara terbanyak Pilkades Tampan disusul oleh Imam Khariri sebanyak 104 suara dan M Ali M sebanyak 29 suara. Sementara suara yang masuk sekitar 72 persen dari jumlah pemilih sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Meski masih ada beberapa warga yang terpaksa dipandu saat berada di bilik suara, secara keseluruhan warga mengaku puas menggunakan pemungutan suara elektronik. Beberapa warga saat diminta komentarnya mengenai e-voting mengaku sangat mudah mengikutinya.

Salah satu warga Desa Tampang, Sri Wahyuni mengatakan, mereka tidak perlu membuka surat suara lagi. Pemilih tinggal menyentuh foto calon kepala desa yang dipilih dan selesai. Hasil perolehan suara pun cepat diketahui.

“Ternyata sistem e-voting ini mudah dan enggak bikin repot,” kata Sri Wahyuni.

“Hanya dalam beberapa menit, hasil peroleh suara pilkades sudah terlihat di layar monitor tanpa harus membolak balik surat suara seperti saat penghitungan suara secara manual,” kata warga Desa Tampang, Supianto.

Ketua Panitia Pilkades Tampang, Arifin Yahya mengatakan, pada awalnya sempat terjadi pro dan kontra penyelenggaraan pilkades melalui e-voting. Namun, setelah panitia melakukan sosialisasi, akhirnya warga dapat menerima.

“Sistem ini tidak hanya mempermudah warga yang memilih, tapi juga panitia karena mereka tidak perlu melakukan penghitungan suara,” kata Arifin Yahya.

Sementara itu, Kades Terpilih Desa Tampang, Suyatno mengatakan, pemilihan menggunakan e-voting sangat praktis. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Tampang yang masih mempercayainya sebagai kades periode kedua.

“Saya berterima kasih kepada warga Desa Tampang karena kembali memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin desa ini,” kata Suyanto.


Editor : Maria Christina