Kasus Polisi Salah Tangkap Berakhir Damai, Polda Kalsel: Tetap Proses Internal

Antara ยท Rabu, 29 September 2021 - 23:44:00 WITA
Kasus Polisi Salah Tangkap Berakhir Damai, Polda Kalsel: Tetap Proses Internal
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa`i. (Foto: Antara/Firman)

BANJARMASIN, iNews.id - Kasus dugaan salah tangkap anggota Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terhadap mahasiswa berakhir damai. Baik korban dan petugas sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan.

Kendati demikian, proses internal terhadap anggota Polri tetap jalan terus. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Mochamad Rifa'i.

"Kasusnya masih ditangani Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Kalsel," ucapnya di Banjarmasin, Rabu (29/9/2021).

Dia mengungkapkan tetap memproses secara internal meski antara petugas dan korban sepakat damai.

M Pazri, kuasa hukum korban salah tangkap M Rafi'i membenarkan laporan dugaan pidana yang sebelumnya dilayangkan kliennya ke Direktorat Reskrimum Polda Kalsel terkait kekerasan saat insiden salah tangkap sudah dicabut.

Korban beserta keluarga sepakat untuk memilih menyelesaikan persoalan dengan damai dan kekeluargaan. Perjanjian perdamaian sudah ditandatangani dan ditengahi sejumlah pihak, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Meski laporan dugaan pidana sudah dicabut dan kedua belah pihak berdamai, namun tak serta merta persoalan tersebut seluruhnya tuntas.

Sebelumnya, Pazri memastikan terus mengawal laporan korban di Bidang Propam Polda Kalsel agar ada sanksi tegas secara internal di Kepolisian.

Persoalan salah tangkap itu diketahui sempat mendapat sorotan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI.

M Rafi'i tercatat sebagai mahasiswa semester delapan di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Washliyah Barabai dan juga kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: