get app
inews
Aa Text
Read Next : Tinggalkan Solo, Prabowo Hanya Lambaikan Tangan usai Bertemu Jokowi

Jokowi Ucapkan Dukacita atas Gugurnya 100 Dokter karena Covid-19

Rabu, 02 September 2020 - 13:42:00 WITA
Jokowi Ucapkan Dukacita atas Gugurnya 100 Dokter karena Covid-19
Presiden Jokowi. (Foto ist).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut berduka cita atas gugurnya 100 dokter karena virus corona (Covid-19). Catatan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), 100 dokter yang meninggal dunia sejak Maret hingga Agustus 2020.

"Presiden sekali lagi mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya, termasuk kepada keluarga mereka yang ditinggalkan agar tetap diberikan kesabaran," kata Juru Bicara (Jubir) Presiden Fadjroel Rachman, di Jakarta, Rabu (2/9/2020).

Jokowi juga mengapresiasi kinerja dan kerja keras para tenaga medis dalam penanganan Covid-19. "Tenaga medis bekerja sangat keras dan sangat baik sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, berjibaku tanpa sekat apapun, dengan penuh dedikasi dan profesional," ujarnya.

Fadjroel menuturkan, pemerintah mengajak setiap orang untuk disiplin memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Hal ini agar rumah sakit dan tenaga medis tidak kewalahan dalam menangani pasien Covid-19 dan berakibat kurang baik kepada tenaga medis.

"Masyarakat menjadi garis depan memutus rantai penyebaran Covid-19," ucap mantan aktivis ini.

Dia mengatakan, pemerintah berharap agar tenaga medis dan rumah sakit senantiasa disiplin dalam penerapan sistem shif/pembatasan jam kerja. Hal itu sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Ini karena tenaga medis penolong terakhir masyarakat bila terdampak Covid-19. Pemerintah menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk melindungi tenaga medis kita, termasuk APD lengkap dan insentif," katanya.

Presiden Jokowi, menurut Fadjroel, tidak pernah lelah mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk dapat meringankan pekerjaan tenaga medis.

"Saling mengingatkan, bergotong royong kebangsaan dan kemanusiaan pada 267 juta rakyat Indonesia adalah kunci disiplin penanganan pandemi Covid-19. Dan pemulihan ekonomi nasional untuk keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan hidup seluruh rakyat Indonesia," tuturnya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut