Jokowi: Kalau Peraturan Menteri Berbelit-Belit, Disederhanakan

Felldy Utama ยท Senin, 29 Juni 2020 - 11:17 WIB
Jokowi: Kalau Peraturan Menteri Berbelit-Belit, Disederhanakan
Presiden Jokowi. (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta peraturan menteri terkait pencarian bantuan terhadap keluarga pasien positif virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia tidak berbelit-belit. Dia ingin bantuan pasien langsung cair.

"Jangan sampai ini bertele-tele. Kalau aturan di permennya (peraturan menteri) terlalu berbelit-belit ya disederhanakan," kata Jokowi saat memberikan pengantar sekaligus arahan pada Rapat Terbatas (Ratas) Percepatan Penanganan Dampak Pandemik Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/6/2020).

Selain itu, dia juga meminta pembayaran untuk pelayanan kesehatan penanganan Covid-19 dipercepat pencairannya. Tujuannya agar tidak ada persepsi di masyarakat.

"Jangan sampai ada keluhaan misalnya yang meninggal, ini harus segera, cepat, bantuan, santunan harus, harusnya begitu meninggal, bantuan langsungnya harus keluar," ujar Jokowi.

Mantan wali kota Solo ini meminta pembayaran klaim rumah sakit dilakukan secepatnya, termasuk insentif tenaga medis dan petugas laboratorium. "Tunggu apa lagi, anggarannya sudah ada," ucap Jokowi.

Sebelumnya, dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, 18 Juni 2020, Jokowi memerintahkan agar segera dilakukan pembayaran tunjangan untuk dokter, dokter spesialias, dan tenaga medis. "Belanja-belanja untuk peralatan segera keluarkan. Ini sudah disediakan Rp75 triliun," katanya.

Begitu juga bantuan sosial yang ditunggu masyarakat agar segera dikeluarkan. "Kalau ada masalah lakukan tindakan-tindakan lapangan, meskipun sudah lumayan, tapi baru lumayan. Ini 'extra ordinary' harusnya 100 persen dikeluarkan," ujar Jokowi.


Editor : Faieq Hidayat