Jembatan Gantung Ambruk, Satu Keluarga Tercebur

Zainal Hakim ยท Senin, 18 Mei 2020 - 21:40 WITA
Jembatan Gantung Ambruk, Satu Keluarga Tercebur
Jembatan gantung di Desa Benteng Kecamatan Pengaron ambruk ke sungai, Senin (18/5/2020)..

MARTAPURA, iNews.id - Jembatan gantung di Desa Benteng Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar ambruk ke sungai, Senin (18/5/2020). Satu keluarga tercebur beserta sepeda motor yang dikendarai ke dalam sungai saat melintasi jembatan.

Dari laporan warga, korban yang tengah berkendara melintas di jembatan sudah dievakuasi oleh warga dan hanya mengalami luka dan lecet. Sementara kendaraan bermotor korban belum diketahui kondisinya.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar, Solhan saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengatakan, jembatan gantung tersebut usianya memang sudah sangat tua. Jembatan dibangun jauh sebelum Rudy Ariffin menjabat Bupati Banjar.

“Sebenarnya jembatan itu mau kami matikan karena pada masa dulu sudah dibangunkan jembatan rangka baja. Namun warga lebih senang menyeberang jembatan gantung dibanding jembatan baja menuju Pasar Pengaron,” kata Solhan.

Solhan menambahkan, jarak dari jembatan gantung dengan jembatan rangka baja yang dibuatkan pemerintah hanya sekitar 500 meter.

Meski begitu, pihaknya selama ini tetap melakukan pemeliharaan jembatan gantung dengan memperbaiki lantai dan pagar jembatan.

“Besok akan kami lakukan survei lapangan untuk menentukan apakah jembatan itu dipertahankan atau dihilangkan,” ujarnya.


Editor : Abay Fadillah Akbar