IDI Khawatir Demo Omnibus Law Berpotensi Klaster Baru Covid-19

Okezone, Puteranegara Batubara ยท Jumat, 16 Oktober 2020 - 12:38 WITA
IDI Khawatir Demo Omnibus Law Berpotensi Klaster Baru Covid-19
Ratusan orang berdemonstrasi menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di Kota Magelang, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2020). (Foto: iNews/Taufik Budi)

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) khawatir demo Omnibus Law berpotensi besar memunculkan klaster baru penularan Covid-19. Apalagi demo masih berlanjut pada hari ini Jumat (16/10/2020) di depan Istana Negara, Jakarta.

Ketua Satgas Covid-19, PB IDI Zubairi Djoerban mengatakan sejumlah pendemo yang diamankan ada yang reaktif Covid-19. Bahkan ada yang terkonfirmasi positif covid-19.

"Dari beberapa pendemo diperiksa ada yang positif covid-19," ujar Zubairi di Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Menurutnya para pendemo tak menerapkan protokol kesehatan saat menyampaikan aspirasi. Terutama aspek menjaga jarak yang diabaikan karena banyaknya peserta aksi unjuk rasa.

"Kemudian pada waktu demo teriak, nyanyi, buka masker bersentuhan karena banyak orang. Jadi memang risiko besar terjadi penularan dan muncul klaster-klaster baru, kita perlu khawatir," ucapnya.


Editor : Faieq Hidayat