Heboh Karyawati Kebun Sawit Tewas Digigit dan Diseret Buaya saat Cuci Tangan
KOTABARU, iNews.id - Karyawati kebun sawit Rampa Estate Divisi 1 Blok M004 (M15) Desa Rampa Cengal, Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru, tewas digigit buaya, Senin (21/2/2022). Korban diseret buaya saat mencuci tangan di sungai.
Kapolsek Pamukan Selatan Ipda Edi Supratman mengatakan, dari keterangan saksi, kejadian bermula saat Hatinah ditugaskan untuk mengutip LF di field M004 RPE bersama dengan rekan kerja lainnya sejumlah 17 orang. Pada jam 10.00 WITA yang bersangkutan berniat akan istirahat makan bersama-sama dengan pekerja lainnya di tepi jalan CR dan melakukan cuci tangan dengan cara jongkok di pinggir parit.
"Rekan kerja yang bersangkutan atas nama Yulikah berlari memberikan pertolongan untuk menarik tangan kiri korban yang menjerit meminta bantuan. Namun tidak sempat mencapai tangan korban, kemudian korban tenggelam ditarik buaya ke dasar parit," ucap Edi Supratman dikutip dari portal resmi Humas Polri, Selasa (22/2/2022).
Selanjutnya,17 orang pekerja lainnya berusaha untuk mencari korban menggunakan kayu dan alat kerja lainnya. Mereka tidak ada yang berani masuk ke dalam parit karena posisi buaya masih berada di lokasi.
Setelah buaya tampak timbul dari dasar parit akibat suara teriakan banyak orang dan berhasil diusir oleh pekerja. Kemudian rekan kerja lainnya bersama tim security RPE menyelam ke dalam parit untuk mencari koban.
Sekitar jam 10.45 Wita korban berhasil ditemukan di dasar parit dalam posisi telungkup berjarak sekitar 10 meter dari titik lokasi awal mengarah ke hulu. Hasil observasi tim medis menyatakan korban meninggal dunia akibat tenggelam dalam air.
Luka robek bekas gigitan buaya ditemukan pada dua titik yaitu di tangan kanan dan kaki sebelah kanan. Luka robek juga ada di kepala (pelipis) diduga akibat benturan saat ditarik oleh buaya.
"Sesuai petunjuk dari pimpinan maka kami akan membuat dan memasang pelang peringatan tentang awas ada buaya di lokasi rawa dan sungai yang ada buayanya dan sering dilalui atau dikunjungi warga," ucapnya.
Editor: Nani Suherni