Duh! Donald Trump Keseleo Lidah, Sebut Emmanuel Macron Perdana Menteri Prancis

Ahmad Islamy Jamil ยท Minggu, 18 Oktober 2020 - 11:40:00 WITA
Duh! Donald Trump Keseleo Lidah, Sebut Emmanuel Macron Perdana Menteri Prancis
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengklaim punya senjata nuklir yang belum pernah dilihat oleh China dan Rusia. (foto: Getty Images)

WASHINGTON DC, iNews.id – Presiden AS Donald Trump tiba-tiba salah menyebut Emmanuel Macron sebagai perdana menteri Prancis, pada Sabtu (17/10/2020). Aksi keseleo lidah Trump itu dilakukan sengaja atau tidak belum diketahui pasti.

Trump memang sebelumnya kerap mengolok-olok pesaingnya di Pilpres AS 2020, Joe Biden. Namun, politikus Partai Republik itu membuat kesalahan saat menyinggung nama Macron. Dia justru menyebut, presiden Prancis itu sebagai perdana menteri.

Salah ucap Trump itu terjadi ketika dia berpidato dalam kampanye Pilpres AS di Negara Bagian Michigan. Dalam kesempatan tersebut, Trump membahas tentang perjanjian perdagangan NAFTA lama dengan Kanada dan Meksiko yang dia sebut sebagai kesepakatan buruk bagi Amerika dan berkeras untuk melakukan negosiasi ulang.

Ketika Trump mengalihkan topiknya ke Macron dan tentang Perjanjian Perubahan Iklim Paris, dia mengklaim perjanjian itu hanya merugikan AS. Karena itulah, dia memutuskan untuk menarik Amerika Serikat keluar dari perjanjian global yang penting itu pada 2017.

“Dan Anda tahu apa lagi yang saya hentikan? Kesepakatan lingkungan Paris,” kata Trump seperti dikutip AFP, Minggu (18/10/2020).

“Dan saya sangat menyukai Perdana Menteri Macron. Tapi saya berkata ‘bagaimana kabar (pelaksanaan perjanjian itu) di sana (Prancis)? Bagaimana kesepakatannya?’ Mereka (Prancis) tidak mengerjakannya terlalu baik,” kata Trump.

Dia mengklaim telah menghemat triliunan dolar AS karena menarik diri dari Perjanjian Paris.

“Tidak ada orang lain yang akan melakukannya. Saya katakan (perjanjian) itu bencana, mereka pada dasarnya ingin mengambil kekayaan kita (AS),” ucap politikus berusia 74 tahun itu.

Trump dulu pernah menikmati semacam hubungan yang sangat akrab dengan Macron. Akan tetapi, hubungan mereka telah mendingin selama bertahun-tahun. Keduanya kerap menampilkan “perang jabat tangan” di depan publik. Macron mulai meniru kegemaran Trump untuk menjabat keras tangannya dan tidak melepaskannya selama beberapa detik.

Pada pertemuan bilateral pada 2019 di Prancis, Macron mencengkeram tangan Trump begitu lama dan dengan tegas meninggalkan sidik jari putih di atasnya.


Editor : Nani Suherni