Disiplin Protokol Kesehatan Meningkat, Pemkot Banjarmasin Perpanjang Razia Masker

Deny M Yunus ยท Jumat, 11 September 2020 - 15:53 WITA
Disiplin Protokol Kesehatan Meningkat, Pemkot Banjarmasin Perpanjang Razia Masker
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina (Foto: Humas Pemkot Banjarmasin)

BANJARMASIN, iNews.id - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan memperpanjang masa razia masker untuk mencegah virus corona atau Covid-19. Sebelumnya razia masker sudah berlangsung sejak 1 September 2020.

"Kita sepakat memperpanjang. Karena dari aspek displin, sudah mulai bagus sekitar 75 sampai 80 persen,” kata Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, Kamis (11/9/2020).

Ibnu Sina mengatakan selama dua pekan razia masker terkumpul denda Rp7 juta lebih. Uang itu, terkumpul dari masyarakat yang terjaring dan memilih hukuman membayar denda ketimbang sanksi kerja sosial.

Aturan denda bagi pelanggar yang tak mengenakan masker tertuang dalam Peraturan Wali (Perwali) Banjarmasin Nomor 68 Tahun 2020. Dalam aturan itu tertuang sanksi berupa teguran tertulis, lisan, hukuman sosial hingga denda maksimal Rp 100 ribu.

“Selama pelaksanaan sekitar 10 hari, jumlah pelanggar mencapai 807 orang. Mereka yang memilih membayar denda 105 pelanggar. Sedangkan 383 pelanggar kena sanksi sosial dan sisanya 319 pelanggar teguran tertulis serta lisan,” kata Ibnu Sina.

Ibnu Sina berharap semua pelanggar yang terjaring razia masker mendapatkan efek jera sehingga kemudian taat protokol kesehatan. Terutama mengenakan masker saat di ruang publik.

Uang denda yang dibayar pelanggar, masuk ke kas daerah. Rencananya razian masker diperpanjang hingga Oktober.

“Targetnya bukan uang yang didapat, tapi makin displinnya masyarakat,” ujar Ibnu Sina.


Editor : Faieq Hidayat