Dampak Wabah Covid-19, 5.000 Lebih Karyawan UMKM di Banjarmasin Terkena PHK

Antara ยท Rabu, 10 Juni 2020 - 21:10 WITA
Dampak Wabah Covid-19, 5.000 Lebih Karyawan UMKM di Banjarmasin Terkena PHK
Ilustrasi pemutusan hubungan kerja (PHK). (Foto: Sindonews)

BANJARMASIN, iNews.id - Sebanyak 5.000 karyawan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan. Hal itu akibat dampak wabah virus corona atau Covid-19.

Plt Kepala Dinas Koperasi, UMK dan Ketenagakerjaan Kota Banjarmasin Doyo Pudjadi mengungkapkan, mengatakan pemerintah kota memberikan perhatian bagi para karyawan UMKM yang sedang kesusahan tersebut. Para karyawan mendapatkan bantuan sosial berupa paket sembako dan uang Rp250.000.

"Jadi data sebanyak 5.000 lebih itu kita ajukan ke Dinsos untuk mendapatkan Bansos, setelah diverifikasi ada sebagian yang sudah dapat dari penyaluran Bansos sebelumnya. Bahkan ternyata ada pula yang bukan berdomisili di Banjarmasin, hingga hasil akhirnya menjadi 3.418 karyawan saja lagi," katanya di Banjarmasin, Rabu (10/6/2020).

Dia menjelaskan, data ini dibagi dua, sebanyak 1.960 karyawan yang dirumahkan dan kena PHK. Kemudian sebanyak 1.458 usaha mikro.

"Hari ini bantuan bagi mereka itu disalurkan secara simbolis di Balaikota, diserahkan langsung bapak wali kota," katanya.

Dia berharap bantuan ini bisa meringankan kehidupan keluarga mereka yang sedang kesusahan, sehingga mereka bisa kembali bekerja.

"Pak wali kota berterimakasih kepada semua pihak, seluruh warga kota Banjarmasin yang terdampak Covid-19 langsung atau tidak langsung. Mudah-mudahan ini menjadi satu ciri masih hidupnya kesetiakawanan kita, gotong royong dan saling bantu membantu dalam situasi yang serba susah ini," katanya.


Editor : Faieq Hidayat