Bupati Berharap Remaja Batola Semakin Peduli Stunting

Anindita Trinoviana · Rabu, 27 Juli 2022 - 13:25:00 WITA
Bupati Berharap Remaja Batola Semakin Peduli Stunting
Bupati Noormiliyani AS resmi membuka kegiatan Gema Darling. (Foto: dok Pemkab Barito Kuala)

BARITO KUALA, iNews.id - Gerakan Remaja Sadar dan Peduli Stunting (Gema Darling) resmi dibuka oleh Bupati Noormiliyani AS di Aula Selidah pada Senin (25/7/2022).

Kegiatan yang digagas oleh Sekretaris Dinkes Batola Alfitri sebagai salah satu Aksi Perubahan Diklatpimnya ini digelar dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Barito Kuala (Batola). 

Acara pembukaan Gema Darling turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola Azizah Sriwidari, Kadisdik Sumarji, pihak Disdukcapil Kalsel, pihak Diskes Kalsel, para camat, para kepala puskesmas, serta perwakilan siswa SLTP dan SLTA.

Kadinkes Batola Azizah Sri Widari menuturkan Gema Darling ini sudah sangat mendukung langkah Batola dalam penanganan stunting, hingga saat ini, angka stunting di Batola telah jauh menurun dari data 2021 berkat langkah-langkah intervensi di bawah arahan Bupati Noormiliyani AS.

“Kemenkes menargetkan 2024 angka stunting mencapai nasional 14 persen, menurun dari target 2021 sebesar 24,4 persen. Sedangkan Batola sendiri sudah 12,6 persen pada tahun 2021, sehingga pada prinsipnya sudah di bawah target,” ujarnya.

Menurunnya, angka stunting ini tidak terlepas dari langkah-langkah intervensi yang dilakukan melalui intervensi spesifik dan sensitif.

Menurut Azizah, intervensi sensitif sendiri dilakukan bekerja sama dengan dinas-dinas terkait melalui berbagai program, seperti bedah kampung terintegrasi. Sedangkan, intervensi spesifik dilakukan melalui bidang kesehatan yang mengena langsung kepada sasaran yaitu remaja, ibu hamil, dan anak balita.

Intervensi itu sendiri melalui program permata bunda, Bulin Tertawa, Si Kuda Peni (Kuatkan Dampingi Pengantin Sejak Dini), juga ada posyandu remaja.

“Termasuk gerakan yang hari ini kita laksanakan yaitu Gema Darling menjadi program yang sangat baik dengan mempersiapkan dari hulu,” tutur Azizah.

Bupati Noormiliyani menyambut baik gerakan ini. Dia berharap gerakan ini dapat dilaksanakan secara bertahap di seluruh SLTP dan SLTA di Batola.

Sementara, kegiatan yang telah berjalan di puskesmas berupa program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) dan pembentukan Posyandu Remaja (Posrem) di Desa yang dapat memberikan solusi dalam peningkatan kualitas hidup dari tahap anak.

Pada pembukaan ini, bupati bersama pihak Universitas Airlangga Surabaya menandatangi kesepakatan bersama kerja sama pemberian kapsul multi mikronutrient pada remaja, calon pengantin, dan ibu hamil.

“Saya harap melalui kerjasama ini bisa menghasilkan solusi dalam percepatan penurunan stunting,” kata Bupati.

Editor : Anindita Trinoviana

Bagikan Artikel: