Asrama Haji di Kalsel Jadi Tempat Karantina Pasien Covid-19

Antara ยท Rabu, 03 Juni 2020 - 11:46 WIB
Asrama Haji di Kalsel Jadi Tempat Karantina Pasien Covid-19
Ilustrasi virus corona (Antara)

BANJARBARU, iNews.id - Tim Gugus Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan akan memanfaatkan asrama haji Banjarbaru sebagai tempat karantina khusus pasien Covid-19.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kalsel HM Muslim mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien Covid-19 termasuk memberikan tempat yang nyaman dan aman.

"Kami terus berupaya untuk memanfaatkan fasilitas pemerintah termasuk gedung, yang memiliki akses yang nyaman dan aman bagi para pasien untuk mengikuti prosedur perawatan," katanya.

Bila jumlah pasien Covid-19 terus bertambah, maka tidak menutup kemungkinan tim gugus akan menambah fasilitas gedung karantina. Apalagi pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2020 dibatalakan karena pandemi corona.

Saat ini, Pemprov Kalsel terus menekan angka penyebaran dan kematian akibat COVID-19. Salah satu upaya yang dilakukan yakni membentuk dan menyebar Tim Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE).

Sementara itu, Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, seluruh tim yang dibentuk dari gabungan 26 SKPD Pemprov Kalsel tersebut akan bergabung dengan tim Pusksesmas di masing-masing daerah.

Menurut Hanif, saat ini penderita penyakit tidak menular di Kalsel cukup tinggi, sehingga upaya dan konsentrasi yang dilakukan tim gugus saat ini adalah mencegah terjadinya kematian.

"Kalau mencegah penularan, kita sudah kalah banyak dengan virus, maka saat ini konsentrasi kita adalah mencegah terjadinya kematian," katanya.

Melalui tim KIE yang bakal ditempatkan khususnya di daerah yang sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tersebut, akan memberikan informasi secara cepat kepada seluruh pihak terkait tentang apa yang terjadi di lapangan.


Editor : Faieq Hidayat