3.000 Pegiat Industri Kreatif di Kalsel Terdampak Covid-19

Antara · Senin, 07 Juni 2021 - 18:40:00 WITA
3.000 Pegiat Industri Kreatif di Kalsel Terdampak Covid-19
Vaksinasi bagi anggota Perpeo Kalimantan Selatan di Banjarmasin. (Foto: Istimewa)

BANJARMASIN, iNews.id - Pandemi Covid-19 berdampak pada sekitar 3.000 pegiat industri kreatif di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Dalam setahun terakhir, terjadi penurunan hampir 90 persen kegiatan yang biasa dikerjakan Event Organizer (EO) jika dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi.

Menurut Ketua Perkumpulan Pengusaha Event Organizer (Perpeo) Kalsel Rosyadi Razak, penurunan kegiatan tersebut karena sebagian besar pemerintah maupun swasta tidak berani menganggarkan kegiatan saa pandemi Covid-19. Sebab, kegiatan dikhawatirkan bisa menyebarkan penularan Covid-19.

Namun, dia berharap tahun ini kondisi berubah setelah pelaksanaan vaksinasi Covid-19

"Kami harapkan untuk tahun 2022, pemerintah dan pihak swasta sudah berani menganggarkan dana kegiatan serta event promosi," kata Rosyadi saat pelaksanaan vaksinasi bagi pelaku industri kreatif di Maghligai Pancasila Banjarmasin, Senin (7/6/2021)

Apalagi, saat ini sudah ada protokol kesehatan CHSE yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yakni Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan) dan Environment (ramah lingkungan).

Melalui penerapan protokol CHSE yang benar-benar maksimal, diharapkan Satgas Penanganan Covid-19 setempat akan mengeluarkan rekomendasi dan pihak kepolisian menerbitkan izin keramaian.

Dia meyakini melalui CHSE tersebut, kegiatan sudah dapat dilaksanakan dengan risiko penularan Covid-19 yang rendah.

"Teman-teman industri EO di Kalimantan Selatan saat ini juga sudah siap untuk melaksanakan prokes tersebut," katanya didampingi Bendahara Perpeo Kalsel, Ary Widian itu.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2