Tim panelis penilaian kinerja aksi KP2S Provinsi Kalsel melaksanakan penilaian kinerja aksi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) 2022. (Foto: dok Pemkab HSU)
Rizqa Leony Putri

AMUNTAI, iNews.id - Tim panelis penilaian kinerja aksi konvergensi percepatan penurunan stunting (KP2S) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan penilaian kinerja aksi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) 2022. Agenda ini dilaksanakan di Mess Negara Dipa, Kamis (16/6/2022).

Kegiatan dipimpin langsung oleh oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati HSU Husairi Abdi. Turut hadir pula Plt Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah HSU Haridi, tim penilai lapangan kinerja penurunan stunting Provinsi Kalsel serta sejumlah pimpinan SKPD terkait.

Ketua KP2S Provinsi Kalsel diwakili Tenaga Ahli Bidang PPM Bappeda Kalsel Rahmadi mengatakan, penilaian ini mengukur kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan delapan aksi konvergasi percepatan penurunan stunting. Dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi percepatan penurun stunting, dengan menggunakan instrumen penilaian, berdasarkan indikator.

"Dari 8 aksi itu, terdapat 25 indikator. Sementara untuk Hulu Sungai Utara sebenarnya 1 indikator saja bagi kami untuk kami klarifikasi." ucap Rahmadi.

Adapun tujuan dari penilaian tersebut, yaitu melakukan perubahan perilaku dalam tata kehidupan di masyarakat dan memberikan contoh pola-pola mini desain guna memberikan kebiasaan di masyarakat untuk mencegah stunting.

Berdasarkan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menekankan bahwa target angka prevalanse stunting pada 2024, yakni harus tercapai di bawah 14 persen. "Kita mentargetkan dibawah 10 persen (angka stunting) di Kalimantan Selatan." kata Rahmadi.

Rahmadi juga memberikan apresiasi kepada Kabupaten Hulu Sungai Utara yang secara perlahan mulai bergerak dalam menekan angka stunting di daerahnya. Hal itu terlihat dari kerja sama antara Instansi/BUMN/BUMD/masyarakat berupaya bersama-sama menekan angka stunting di Hulu Sungai Utara.

"Harmoni antar SKPD sudah bagus, sehingga komitmen yang ada di atas (pemerintah) tersebut mudah dijalankan dibawahnya," ucapnya.

Sementara itu, Husairi Abdi menyampaikan, dengan adanya penilaian aksi konvergasi ini bisa menjadi motivasi kepada seluruh lintas sektor terkait dalam rangka menurunkan angka stunting di Hulu Sungai Utara. Menurutnya, saat ini di Kabupaten Hulu Sungai Utara angka stunting kian menurun setiap tahunnya.

Hal itu tidak lepas dari peran serta komitmen seluruh pihak terkait Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S) di HSU. "Kami tentunya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim Percepatan Penurunan Stunting HSU yang berusaha menurunkan angka stunting." tuturnya.

(CM)


Editor : Rizqa Leony Putri

BERITA TERKAIT