Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah mendorong penguatan literasi digital untuk melawan judi online dan konten negatif dalam rapat Komite I DPD RI bersama Kementerian Komdigi. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Muhammad Hidayattollah mendorong penguatan literasi digital nasional sebagai langkah strategis menghadapi maraknya judi online, iklan pinjaman online ilegal (pinjol) serta konten media sosial yang tidak ramah bagi anak di bawah umur.

Dorongan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komite I DPD RI bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI. Rapat tersebut dihadiri Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria beserta jajaran dan berlangsung di Gedung DPD RI, Jakarta.

Dalam paparannya, Muhammad Hidayattollah menilai penanganan persoalan ruang digital tidak cukup hanya dengan pendekatan penindakan. Menurutnya, diperlukan kebijakan jangka panjang yang berbasis edukasi dan pemerataan akses digital.

“Pemblokiran dan penertiban penting, namun literasi digital harus menjadi fondasi agar masyarakat, khususnya anak muda, memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam bermedia digital,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

Selain penguatan literasi digital, dia juga mengusulkan pemerataan jaringan internet di seluruh wilayah Indonesia. Perhatian khusus diminta untuk daerah Kalimantan Selatan, terutama kawasan Pegunungan Meratus dan desa-desa pelosok yang masih mengalami keterbatasan akses internet.

Lebih lanjut, Muhammad Hidayattollah mendorong agar program literasi digital melibatkan peran aktif kaum muda, kreator konten, dan influencer. Menurutnya, kelompok tersebut memiliki peran strategis dalam membentuk budaya dan perilaku digital masyarakat.

Dia menegaskan, DPD RI melalui Komite I siap bersinergi dan mengawal kebijakan Kementerian Komdigi agar implementasinya benar-benar dirasakan hingga ke daerah, khususnya di Kalimantan Selatan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria menyatakan pihaknya mencatat dan memberikan perhatian terhadap berbagai masukan yang disampaikan DPD RI. Masukan tersebut mencakup penguatan literasi digital, pemberantasan konten negatif hingga percepatan pemerataan jaringan internet di daerah.

Dia menegaskan, Komdigi terus memperkuat pengawasan ruang digital, termasuk penanganan judi online, iklan pinjol serta konten yang tidak sesuai bagi anak-anak.

Selain itu, Komdigi juga terus mengembangkan program literasi digital yang lebih inklusif dan kolaboratif dengan berbagai pihak agar dampaknya dirasakan secara luas oleh masyarakat.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network