Orang utan di hutan Kabupaten HSU tertangkap kamera tim Dokumentasi foto dari Pusat Studi dan Konservasi Keanekaragaman Hayati Indonesia (Biodiversitas Indonesia). (Foto: Istimewa)

BANJARMASIN, iNews.id - Temuan orang utan di Kalimantan Selatan (Kalsel) oleh sejumlah peneliti dan relawan mematahkan fakta penelitian sebelumnya yang menyebutkan bahwa habitat primata itu hanya ada di Kalimantan Tengah. Anggapan itu sangat beralasan karena dilihat langsung dan sempat diabadikan oleh para peneliti beberapa tahun yang lalu.

“Berdasarkan temuan tahun 2014 lalu, kami dapat foto orang utan yang langsung ditindaklanjuti pemerintah dengan terjun ke lapangan,” kata Ketua Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia, Amalia Rezeki di Banjarmasin, Kamis (16/7/2020).

Amalia menyebutkan, dari hasil tinjauan tim relawan dan peneliti, pihaknya menemukan adanya potensi primata di Kalimantan Selatan, selain bekantan yang merupakan satwa endemik di provinsi ini.

Tidak hanya dari foto, juga adanya jejak dan sarang yang semakin dikuatkan oleh cerita dari para tetua setempat.

Amalia mengungkapkan, bahwa ada legenda di daerah hulu sungai, yang menyebutkan pada zaman dulu ada hubungan perkawinan antara manusia dengan orang utan.

“Yang menceritakan ini adalah tetua di Desa Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara, yang turun temurun mendapatkan cerita yang sama,” ujarnya.

Sehingga keberadaan orang utan di Kalimantan Selatan diperkirakan sudah sejak lama dan menghuni hutan-hutan yang ada. Apalagi kondisi geografis hutan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah tidak jauh berbeda dan sama-sama hutan hujan tropis yang jadi habitat primata bernama latin Pongo Pygmaeus itu.

Disebutkan Amalia, secara logika hal tersebut sangat memungkinkan terjadi karena home range atau sebaran aktivitas orang utan cukup luas. Jadi sangat masuk akal jika memang ada temuan habitatnya di provinsi ini.

Di Kalimantan Selatan, habitat orang utan diperkirakan menyebar di Hulu Sungai Utara dan juga Tapin. Terbaru, temuan belasan sarang orang utan juga ditemukan di kawasan Danau Undang, Kabupaten Tabalong.

Ditanya apakah ada peluang temuan sarang-sarang di kabupaten lainnya di provinsi ini, Amel mengungkapkan bahwa hal tersebut masih memungkinkan terjadi. Namun tentunya harus dibuktikan dengan tinjauan langsung ke lapangan berdasarkan informasi dari warga sekitar.


Editor : Abay Fadillah Akbar

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network