BANJARBARU, iNews.id - Dua orang pendulang intan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), tewas tertimbun longsor. Insiden ini terjadi di Jalan Ujung Murung, Kelurahan Sungai Tiung.
Kapolsek Banjarbaru Timur, Ipda Subroto Rindang Arie mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Senin (27/7/2021) siang pukul 12.00 WITA. Penyebabnya lubang galian yang mereka kerjakan longsor hingga menimbun korban.
"Dua pendulang atas nama Ahyani (35) dan Alfatoni (30) meninggal dunia, karena tidak bisa menyelamatkan diri saat lubang pendulangan longsor," kata Ipda Subroto di Kota Banjarbaru, Kalsel, Senin malam.
Dalam kejadian ini ada tujuh orang selamat, sebagian luka-luka. Insiden ini berawal saat para pendulang ini mencari intan atau batu permata di lokasi yang berdekatan bekas area tambang PT Aneka Tambang, Cempaka.
Menurut keterangan saksi yang merupakan rekan korban, saat itu kedua korban tengah menggali lubang pendulangan pada kedalaman lima meter di bawah permukaan tanah.
Saat keduanya tengah menggali menggunakan cangkul, tanpa diduga tanah bagian atas mengalami longsor hingga menimpa para korban. Rekan-rekan pendulang lainnya langsung mencari korban, namun ditemukan meninggal dunia.
Selanjutnya, jenazah dua korban dibawa ke rumah duka masing-masing, dan setelah menjalani prosesi yang lazim dilakukan, keduanya langsung dimakamkan di sekitar lingkungan tempat tinggalnya pada sore hari.
Kapolsek mengimbau kepada seluruh kelompok pendulang intan untuk berhati-hati dan selalu waspada, karena lubang yang digali bisa sewaktu-waktu longsor dan menimbun mereka.
"Kami mengimbau, pendulang intan lebih hati-hati dan waspada karena lubang pendulangan yang mereka kerjakan bisa sewaktu-waktu longsor. Semoga tidak ada lagi pendulang yang menjadi korban," ujarnya.
Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait